Programming, tutorials, mechatronics, operating systems, and other tech stuff

Cara Mengaktifkan dan konfigurasi SSH Server di ubuntu

2 comments

Sekilas tentang SSH


Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman, login antarmuka baris perintah, perintah eksekusi jarak jauh, dan layanan jaringan lainnya antara dua jaringan komputer. Ini terkoneksi, melalui saluran aman atau melalui jaringan tidak aman, server dan klien menjalankan server SSH dan SSH program klien secara masing-masing. Protokol spesifikasi membedakan antara dua versi utama yang disebut sebagai SSH-1 dan SSH-2.

Tentang SSH lebih lengkap bisa anda kunjungi http://id.wikipedia.org/wiki/SSH

Instalasi SSH server di ubuntu


SSH server yang akan kita gunakan sudah ada di repository main ubuntu. Sehingga dapat langsung anda install dengan perintah

[code]sudo apt-get install openssh-server[/code]

Kecil kok, gak sampe 1 mega.

Setelah instalasi berhasil, secara otomatis server ssh sudah berjalan di komputer anda. Saat ini, seharusnya anda sudah bisa login ke komputer anda secara remote melalui jaringan dengan menggunakan alamat IP anda pada port 22 (port default ssh), kemudian login menggunakan username dan password anda.

Selanjutnya, kita perlu mengatur konfigurasi server ssh tadi agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.:D

Konfigurasi dasar SSH server


Mengganti port SSH Server


Secara default, SSH server menggunakan port 22 untuk berkomunikasi. Tetapi, kita dapat menggantinya sesuai keinginan kita. Entah karena kepingin, atau memang port 22 akan kita gunakan untuk program lain.

Untuk mengganti konfigurasi SSH server, buka file sshd_config yang ada pada direktori /etc/ssh/sshd_config.
Catatan : nganu... pada direktori /etc/ssh/, biasanya terdapat 2 file dengan nama hampir sama, yaitu "ssh_config" dengan "sshd_config". ssh_config adalah file konfigurasi untuk ssh client. Sedangkan sshd_config adalah untuk ssh server. Jangan keliru :D

buka dengan text editor favorit anda, dan jangan lupa, setiap anda mengedit file konfigurasi di linux, gunakanlah hak akses super user. dengan perintah sudo. Agar perubahan-perubahan yang anda ketik tidak sia-sia(karena terlanjur ngetik banyak, ternyata tidak bisa disimpan, terpaksa harus copy paste, dan ini yang bikin kadang saya merasa... asudahlah... ).

misalnya, saya menggunakan text editor nano.

[code]sudo nano /etc/ssh/sshd_config[/code]

Kemudian, pada parameter keyword "Port" dibawah komentar "# What ports, IPs annd protocols we listen for" (kalo gak salah). Biasanya sih di baris-baris atas(di tempat saya gitu).

ssh1

ubah nilai default 22 ke port yang anda inginkan.
Catatan : Pastikan port yang hendak anda gunakan tidak bertabrakan dengan program lain.

Gunakan fitur Find pada text editor anda. Misalnya pada nano, saya gunakan Ctrl+w lalu saya ketik "port".

Setelah selesai, simpan lalu restart SSH server anda dengan :

[code]service ssh restart[/code]

atau

[code]/etc/init.d/ssh restart[/code]

 Mengatur Banner login SSH


Anda juga bisa menambahkan banner anda sendiri. Banner disini tentu saja dalam bentuk text. Dimana banner ini akan tampil ketika client membuka koneksi SSH sebelum login. Sekedar untuk informasi atau bisa juga untuk peringatan bagi orang-orang nyasar(baca:heker) yang entah numpang lewat atau cuma mampir.

Untuk menambahkan Banner, pada file sshd_config, tambahkan baris:

[code]Banner /etc/issue.net[/code]

atau uncomment baris yang sudah ada dengan menghapus tanda pagar (#) diawal baris.

Kemudian simpan. dan sebelum di restart. Edit file /etc/issue.net dengan text editor dan sesuaikan dengan keinginian anda. Isi dari file issue.net inilah yang menjadi banner yg tampil pada saat sebelum otentikasi/login. Misalnya saya rubah seperti ini:

ssh2Simpan kemudian restart SSH server. Maka ketika hendak login ssh dalam kasus ini saya menggunakan perintah:

[code]ssh anu@localhost[/code]

keluar konfirmasi yes/no, pilih yes. Lalu akan tampil kurang lebih seperti screenshot berikut:ssh3

Sekian tutorial singkat dari asudahlah.com. semoga bermanfaat.

2 comments :

  1. […] SSH server pada komputer yang akan diakses harus sudah terinstall, aktif, dan dapat diakses / login dari komputer lain. Untuk panduan instalasi SSH Server, dapat anda baca di artikel Cara Mengaktifkan dan konfigurasi SSH Server di ubuntu […]

    ReplyDelete